Ilmu Kekebalan AJIAN RAJEK WESI

Posted on

Berikut ini merupakan salah satu jenis ilmu kanuragan yang berfungsi untuk “kekebalan diri”. Kebal dalam artian bukan hanya dhahirnya saja (fisik), tetapi bagi si-pemilik ajian tersebut juga memiliki kekebalan secara rohaniah (bathin).Sebut saja “Ajian Rajek Wesi”…,

Ilmu peninggalan para Pendekar abad 16 Masehi di Nusantara yang sangat dirahasiakan dan hampir saja terkubur bersama pewarisnya. Tidak banyak para pendekar di abad ini yang memiliki ajian ilmu kekebalan sejenis ini…, kecuali mereka yang mendapat ijazah langsung dari para guru dan ulama pewaris ilmu.

CARA MEMPELAJARI AJIAN RAJEK WESI :

Ternyata cukup sederhana di dalam mempelajari ilmu kebal dari ajian ini, karena tidak membutuhkan proses lelaku yang memberatkan. Tetapi bukan berarti anda harus asal-asalan di dalam mempelajarinya.Untuk dapat memiliki ajian ini diperlukan kesungguhan niat yang benar dan ikhlas.

  • Sediakan waktu khusus untuk lelaku berpuasa sehari penuh dengan menghindari atau berpantangan dengan makanan yang ber-unsur hewani.
  • Kerjakan lelaku puasa tersebut tepat pada hari Kamis malam Jum’at.
  • Awali lelaku puasa tersebut dengan sesuci dari kotoran dhohir dan bathin terlebih dahulu pada hari Rabu malam Kamis tepat pada pukul 12 malam.
  • Kerjakan 2 rokaat sholat hajat dan awali dengan mengamalkan do’a ajian 41x ulangan.
  • Setelah khatam (selesai) tiupkan pada kedua telapak tangan anda dan sapukan hingga merata kesekujur tubuh anda.
  • Kemudian niat dan makan sahur secukupnya.
  • Lelaku puasa tersebut hendaknya di batalkan tepat saat Maghrib dengan berbuka secukupnya dan harus dilanjutkan untuk berpuasa kembali hingga lelaku di malam hari terselesaikan.
  • Setelah anda selesai mengerjakan sholat Isya pada malam hari (Kamis malam Jum’at), usahakan untuk tetap duduk dalam satu majelisan melanjutkan lelaku tambahan untuk mengamalkan do’a ajian sebanyak 41x ulangan… dengan tata cara dan aturan yang sama setelah selesai membacanya.
  • Selebihnya anda tidak diperbolehkan untuk tidur semalaman suntuk hingga terbit fajar di hari Jum’at.
  • Lebih afdol apabila waktu yang cukup panjang tersebut anda manfaatkan untuk berdzikir : “Laa Khaula Walaa Quwwata Illaa Billahi ‘Aliyyil Adzim” tanpa batasan bilangan.
  • Do’a ajian agar selalu tetap diamalkan minimal 1x bacaan saja setiap selesai mengerjakan sholat Isya.

DO’A AJIAN YANG DIBACA :

“BISMILLAHIR RAHMAANIR RAHIIM… ALLAHUMMA SHALLI ‘ALA MALAIKATIKAL MUQORROBIN…. WA ‘ALAA RASUULIKAL MURSALIN WA’ALAA ANBIYAAIKAL MUTHOHHIRIIN… WA’ALAA ARSIKA WA’ALAA JIBRIILA WA MIKAAILA WA ISROOFILA… WA MALIKAL MAUTI WA RIDHWAANA KHOZINA BIJANNATIKA WA SHOLLI ‘ALAL KIROOMIL KATIBIIN… WA SHOLLI ‘ALAA AHLI THO’ATIKA AJMAIIN….”

One thought on “Ilmu Kekebalan AJIAN RAJEK WESI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *