KHASIAT AYAT AL QURAN UNTUK MENAHLUKKAN SIHIR

Posted on
Sihir/santet/ilmu hitam telah ada sejak jaman dahulu sampai sekarang. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan menggunakan ayat Quran berikut ini yang bisa anda amalkan.Bacalah 5 ayat berikut ini berulang-ulang (sebanyak-banyaknya) di tiap kesempatan. Insya Allah sihir akan pergi dengan sendirinya karena tidak kuat energi yang timbul akibat membaca ayat Quran.

1. Surat Yunus

قَالَ لَهُمْ مُوْسَى اَلْقُوا مَااَنْتُمْ مُلْقُوْنَ، فَلَمَّا اَلْقُوا قَالَ مُوْسَى مَاجِئْتُمْ بِهِ السِّحْرُ اِنَّ اللهَ سَيُبْطِلُهُ، اِنَّ اللهَ لاَيُصْلِحُ عَمَلَ الْمُفْسِدِيْنَ، وَيُحِقُّ اللهُ الْحَقَّ بِكَلِمَاتِهِ وَلَوْكَرِهَ الْمُجْرِمُوْنَ

Ketika ahli sihir datang, Musa berkata kepada mereka: “Lemparkan apa yang hendak kamu lemparkan.” Setelah mereka melemparkan, Musa berkata: “Apa yang kamu lakukan itu, itulah sihir, sesungguhnya Allah akan menampakkan ketidakbenarannya.” Sesungguhnya Allah tidak akan membiarkan terus berlangsungnya perbuatan orang-orang yang membuat kerusakan. Dan Allah akan mengokohkan yang benar dengan ketentuan-Nya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak menyukainya. (Yunus/10: 80, 81, 82).

2. Surat Al-Furqan

وَقَدِمْنَا اِلَى مَاعَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَآءً مَنْثُوْرًا

Dan Kami hadapi segala perbuatan yang mereka lakukan, lalu Kami jadikan perbuatan itu seperti debu yang berterbangan. (Al-Furqan/25: 23).

3. Surat Al-Anbiya’

بَلْ نَقْذِفُ بِالْحَقِّ عَلَى الْبَاطِلِ فَيَدْمَغُهُ فَإِذَا هُوُ زَاهِقٌ وَلَكُمُ الْوَيْلُ مِمَّا تَصِفُوْنَ

Sebenarnya Kami melontarkan yang hak kepada yang batil lalu yang hak itu menghancurkannya, maka dengan serta-merta yang batil itu lenyap. Dan celakalah bagimu dengan apa yang kamu sifakan kepada Allah. (Al-Anbiya’/21: 18).

4. Surat Thaha

وَاَلْقِ مَا فِي يَمِيْنِكَ تَلْقَفْ مَاصَنَعُوا، اِنَّمَا صَنَعُوا كَيْدُ سَاحِرٍ وَلاَيُفْلِحُ السَّاحِرُ حَيْثُ اَتَى، فَاَلْقِيَ السَّحَرَةُ سُجَّدًا قَالُوا آمَنَّا بِرَبِّ هَارُوْنَ وَمُوْسَى

Dan lemparkan apa yang ada di tangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka perbuat. Sesungguhnya apa yang mereka perbuat itu adalah tipu daya tukang sihir, dan tukang sihir itu tidak akan menang dari mana saja ia datang. Lalu tukang-tukang sihir itu tersungkur dengan bersujud, seraya berkata: “Kami telah percaya kepada Pemelihara Harun dan Musa.” (Thaha/20: 69-70).

5. Surat Al-A`raf

اِنَّ رَبَّكُمُ اللهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ فِي سِتَّةِ اَيَّامٍ، ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ، يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيْثًا، وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُوْمَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِ، اَلاَ لَهُ الْخَلْقُ وَاْلأَمْرُ، تَبَارَكَ اللهُ رَبُّ الْعَالَمِيْنَ. اُدْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً اِنَّهُ لاَيُحِبُّ الْمُعْتَدِيْنَ، وَلاَ تُفْسِدُوا فِي اْلأَرْضِ بَعْدَ اِصْلاَحِهَا، وَادْعُوْهُ خَوْفًا وَطَمَعًا اِنَّ رَحْمَةَ اللهِ قَرِيْبٌ مِنَ الْمُحْسِنِيْنَ.

Inna Rabbukumullâhul ladzî khalaqas samâwâti wal ardha fî sittati ayyâm(in), tsummastawâ `alal `arsyi, yughsyil laylan nahâra yathlubuhu hatsîtsâ, wasy syamsa wal qamara wan nujûma musakhkharâtin/m biramrih(i), alâ lahul khalqu wal amru, tabârakallâhu Rabbul `âlamîn(a). Ud`û Rabbakum tadharru`an wa khufyatan innahu lâ yuhibbul mu`tadîn(a). Walâ tufsidû fil ardhi ba`da ishlâhihâ, wad`uhu khawfan wa thama`an inna rahmatallâhi qarîbin/m minal muhsinîn. (Al-A`raf: 54-56).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *